Cari
Akses Cepat
English | فارسی | urdu | az | العربی| Ind
صفحه اصلی > Departemen > Deparetemen Pengembangan SDM 

Deparetemen Pengembangan SDM

            Bertepatan dengan diresmikannya Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu Fikih (Muj’tama Amuzesh_e Aliy_e Feqh), departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia sebagai salah satu unit dari muj’tama tersebut dengan memperhatikan peran yang begitu urgen dari potensi manusia serta posisi istimewa yang dimilikinya untuk sampai pada cita-cita dan berbagai hasrat konstruktif lainnya, akan memulai aktivitasnya dengan program-program yang terangkum dalam empat divisi program sebagai berikut:

  1. Divisi Rekruitmen
  2. Divisi Penilaian dan Evaluasi
  3. Divisi Pengembangan Ilmu dan Kajian Ilmiah
  4. Divisi Manajemen Kesejahteraan dan Wisata

Tujuan dan kebijakan

            Adapun tujuan dari dibentuknya departemen pengembangan sumber daya manusia ini sebagai berikut:

  1. Terciptanya wadah yang tepat untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan lembaga (muj’tama) terkait dengan pengadaan tim pengajar (dosen) dan badan dewan keilmuan lainnya,
  2. Merekrut para pengajar yang bermoral, profesional, kompeten serta kapabel dalam proses transformasi ilmu,
  3. Pengembangan serta peningkatan kinerja dan aktivitas dewan keilmuan dan pendidikan serta para staf lembaga,
  4. Memotivasi para pengajar serta staf muj’tama sebagai upaya meningkatkan tingkat produktivitas,
  5. Meningkatkan tingkat keilmuan dan keterampilan para pengajar serta staf lembaga,
  6. Mengadakan evaluasi serta memberikan penghargaan kepada para pengajar dan staf atas usaha maksimal yang di lakukannya dengan penuh keikhlasan.

 

  1. Divisi rekruitmen pengajar dan staf

Tidak dapat dipungkiri bahwa para pengajar yang berkualitas memiliki peran yang begitu urgen, signifikan serta konstruktif dalam menididik mereka yang haus akan ilmu-ilmu islam. Universitas Internasional Ja’miatul Musthafa sebagai salah satu lembaga pendidikan yang bertanggung jawab untuk mengajar dan mendidik para penuntut ilmu-ilmu islam yang berasal dari berbagai Negara, menjadikan proses rekruitmen para pengajar, staf serta dewan keilmuan yang kompeten dan berakhlak sebagai salah satu amanatnya yang harus segera direalisasikan. Oleh karena itu, departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia menjadikan amanat tersebut sebagai salah satu program kerjanya dan menemuh berbagai tahapan yang terkait dengan proses  rekruitmen, diantaranya; penyeleksian berkas, penentuan gaji, surat perjanjian mengajar, evaluasi atau uji coba dan lain-lain.

Standar dan parameter perekrutan para pengajar

            Syarat-syarat yang di jadikan sebagai parameter dalam merekrut para calon pengajar di Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu fikih ini di bagi kedalam dua bagian; syarat umum dan syarat khusus. Adapun syarat khusus sebagai berikut:

  1. Memiliki kompetensi keilmuan yang sepadan dengan tingkat mata pelajaran yang akan di ajarkan,
  2. Memiliki kompetensi keilmuan, akhlak, politik dan relasi sosial,
  3. Ruhaniawan (mutadayyin) dan sebisa mungkin memakai amamah (serban) kecuali dalam mata pelajaran umum,
  4. Memiliki kecakapan mengajar,
  5. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 tahun,
  6. Memiliki kesehatan ruhani dan mental yang cukup untuk mengajar,
  7. Meraih 80 prestise atau poin dalam penilaian di masa evaluasi,
  8. Tidak adanya pelarangan tinggal bagi pengajar dari luar Iran.

Adapun syarat-syarat khusus yang harus di penuhi sebagai berikut:

  1. Memiliki minimal 4 tahun pengalaman mengajar, dua tahun dari pengalaman tersebut didapatkan dari pengalaman mengajar di Universitas Internasional Ja’miatul Musthafa secara berturut-turut dengan rincian setiap semester mengajarkan empat SKS,
  2. Meraih 90 prestise dari tiap evaluasi yang bermacam-macam.,
  3. Menjalin kerjasama yang baik dengan divisi keilmuan yang terkait,
  4. Mampu bekerja secara kolektif dan memiliki interaksi yang baik dengan mahasiswa,

Prioritas dalam perekrutan dan penerimaan pengajar baru:

  1. Memiliki kharisma mendidik dan kemampuan menanamkan pengaruh positif terhadap moralitas mahasiswa,
  2. Memiliki berkas/ijazah resmi dari hauwzah atau universitas yang sesuai dengan mata pelajaran yang ada,
  3. Memiliki pengalaman mengajar yang lebih lama di Universitas Internasional Jami’atul Musthafa,
  4. Memiliki pengalaman dibidang  penelitian dan penulisan yang ada hubungannya dengan mata pelajaran terkait,
  5. Memilki pengalaman pengabdian ( pengalaman berperang, veteran, tahanan atau keluarga syahid),
  6. Mengenal hauwzah internasional dengan baik,
  7. Melewati masa uji coba dan evaluasi dalam metode mengajar dan penyajian bahan ajar.

 

  1. Divisi evaluasi dan penilaian

Evaluasi  yang dilakukan terhadap setiap lembaga pendidikan adalah sebuah program wajib yang inevitable atau tidak dapat dapat dihindari. Hal ini di karenakan selain menjadi sumber dinamika, transformasi dan vitalitas dalam menjalankan setiap agenda, proses evaluasi juga menjadi wadah untuk mengenal dan mengenalkan kemampuan konstruktif maupun destruktif lembaga tersebut. Dalam evaluasi tahunan yang di gelar, selain memaparkan kewajiban dan teknis pelaksanaan kewajiban, juga memaparkan standarisasi, kritik serta saran-saran dan persentase realisasi program kerja. Para staf di evaluasi berdasarkan kewajiban-kewajiban mereka dan di lakukan langsung oleh pimpinan terkait. Sementara itu evaluasi atau penilaian terhadap para pengajar di lakukan oleh mahasiswa, dewan keilmuan, dan para pimpinan atau rektor.

  1. Divisi pengembangan ilmu dan kajian ilmiah

Lembaga pendidikan akan sukses dan berhasil apabila lembaga tersebut digerakkan oleh tenaga-tenaga yang kompeten, ahli, dan spesialis yang bekerja secara profesional dan penuh loyalitas. Tenaga-tenaga tersebut ibarat mesin yang menggerakkan sebuah lembaga dan tanpa mereka lembaga tidak akan pernah sampai pada tujuan dan cita-cita yang telah ditetapkannya, meskipun pada sisi lain lembaga terkait memiliki prasarana yang memadai.

Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu Fikih (Muj’tama Amuzesh_e Aliy_e Feqh) sebagai salah satu lembaga dari berbagai lembaga pendidikan yang memiliki pengaruh sampai pada tingkat internasional dan juga memiliki mahasiswa yang berasal dari berbagai penjuru dunia, tentu memiliki kebutuhan yang lebih besar pada tenaga penggerak yang bertakwa dan spesialis. Dengan harapan, lembaga ini  mampu melangkahkan kakinya untuk mencapai cita-cita ilahi yang tinggi di hadapan dunia. Oleh karena itu, sesuai dengan kebutuhan lembaga yang beranekaragam, dan berdasarkan kemajuan tekhnologi dalam proses transformasi ilmu, telah di rancang program-program yang bervariasi untuk badan dewan keilmuan dan para stafnya, mulai dari program jangka pendek maupun program jangka panjang.

  1. Divisi kesejahteraan dan wisata

Departemen pengembangan sumber daya manusia melalui divisi kesejahteraan telah merancang program yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan psikis dewan keilmuan dan para staf diantaranya; program wisata keluarga, berbagai tour ziyarat, menangani urusan dalam lembaga dengan lembaga mitra lainnya dan lain –lain.

visit of this month: 209 Today visit: 20 Total visit:21900 Loading time: 0/3906
all Rights Reserved